Minggu, 26 Februari 2017

Enggan

 Setelah beberapa waktu bergulung dengan urusan hati kali ini aku enggan bengkongsi perihal hati. Bukan lelah mencari atau tak menemukan pengganti namun aku hanya ingin rehat untuk beberapa waktu. Aku igin benar-benar sembuh dan tidak lagi terimplikasi dengab luka lama.
    Sebenarnya aku dan petualangku yang hilang adalah puing-puing kesenangan. Mungkin aku yang salah telah membuatnya berpikir bahwa aku tak menyayanginya dengan baik. Mengabaikannya yang berusaha membujukku untuk kembali diwaktu yang sama ketika aku memutuskan pergi. Tahan dulu dikalimat ini, aku memutuskan pergi? Iya, lalu mengapa aku yang terluka? Bagaimana bisa yang meninggalkan merasa kehilangan? Dan mengapa malah hanya aku yang paling merindu?
 Andai kata aku sanggup merekontruksi relasi kita. Takkan ku biarkan siapapun memorak porandakan apa yang sudah aku bangun. Namun untuk apa aku pikirkan lagi? Karna jika dia adalah takdirku, dia akan kembali kapanpun tuhan menginginkannya.
[Aprl. 26 feb; Setelah bangun tidur sambil rindu]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar